Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh, terutama pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Di antara amalan sunnah yang sangat dianjurkan adalah Puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah dan Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah.
Tahun ini:
Puasa Tarwiyah: Senin, 25 Mei 2026 / 8 Dzulhijjah 1447 H
Puasa Arafah: Selasa, 26 Mei 2026 / 9 Dzulhijjah 1447 H
Momentum ini menjadi kesempatan emas bagi kaum muslimin untuk meraih pahala besar, penghapusan dosa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Apa Itu Puasa Tarwiyah?
Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Kata “Tarwiyah” berasal dari tradisi jamaah haji yang dahulu menyiapkan bekal air sebelum berangkat menuju Arafah.
Walaupun sebagian ulama menilai hadis khusus tentang keutamaan puasa Tarwiyah berstatus dhaif, para ulama tetap membolehkan mengamalkannya dalam rangka fadha’ilul a’mal (keutamaan amal), terlebih karena termasuk amalan pada 10 hari pertama Dzulhijjah yang sangat dicintai Allah SWT.
Keutamaan Puasa Tarwiyah
Berikut beberapa keutamaan puasa Tarwiyah:
1. Termasuk Amal yang Dicintai Allah
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa tidak ada hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah dibanding 10 hari pertama Dzulhijjah.
2. Menjadi Latihan Spiritual Menjelang Arafah
Puasa Tarwiyah menjadi persiapan ruhiyah sebelum memasuki hari Arafah yang penuh kemuliaan.
3. Menghidupkan Sunnah Nabi
Mengamalkan puasa sunnah di bulan Dzulhijjah merupakan bentuk ittiba’ kepada Rasulullah ﷺ dan para salafus shalih.
Apa Itu Puasa Arafah?
Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Puasa ini sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan luar biasa sebagaimana hadis shahih riwayat Muslim.
Keutamaan Puasa Arafah
1. Menghapus Dosa Dua Tahun
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)
2. Hari Pembebasan dari Neraka
Hari Arafah merupakan hari ketika Allah paling banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka.
3. Waktu Mustajab untuk Berdoa
Hari Arafah dikenal sebagai waktu terbaik untuk memperbanyak doa, dzikir, istighfar, dan taubat.
Niat Puasa Tarwiyah
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ التَّرْوِيَةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma at-tarwiyati sunnatan lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”
Niat Puasa Arafah
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.”
Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Hari Tarwiyah dan Arafah
Memperbanyak takbir, tahmid, tahlil
Membaca Al-Qur’an
Bersedekah
Memperbanyak doa dan istighfar
Menjaga lisan dan akhlak
Memperbanyak shalawat kepada Nabi ﷺ
Jangan Lewatkan 2 Hari Emas Ini
Puasa Tarwiyah dan Arafah adalah kesempatan besar untuk membersihkan diri dari dosa dan meningkatkan kualitas iman. Jangan sampai melewatkan dua hari penuh keberkahan ini.
Semoga Allah menerima amal ibadah kita, menghapus dosa-dosa kita, dan mempertemukan kita dengan Idul Adha dalam keadaan penuh keberkahan.
Tentang Penulis
Kantor Hukum Nurhadi dan Rekan (KHN)
ADV. NURHADI, SE, SH, MH, CPM, CDM
Advokat | Korwil GMDM | Mediator | SantriPreneur | YouTuber
🌐 www.nurhadijayaprima.my.id
🌐 www.jasapasporvisakitasonline.web.id
📞 WhatsApp: 0821-4314-9379
Hashtag SEO Google




0 komentar:
Posting Komentar